KOTA BEKASI – Pengenalan Porprov XV Jawa Barat turut hadir dalam Bekasi City Fashion Movement (BCFM) 2026 di Pakuwon Mall Bekasi. Ajang mode yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 tersebut menggunakan tema “Sporty & Dynamic: Road to PORPROV 2026”.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi itu. Tema olahraga menjadi penghubung antara pengenalan kreativitas fesyen daerah dan semangat menyambut Porprov.
Melalui penyelenggaraan tersebut, pesan mengenai pesta olahraga tingkat provinsi menjangkau masyarakat dalam lingkungan kegiatan kreatif. Pengunjung pusat perbelanjaan serta masyarakat yang mengikuti perkembangan mode menjadi bagian dari khalayak yang dapat menerima informasi kegiatan.
Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi ikut menyampaikan informasi BCFM melalui media sosial resminya. Dinas tersebut memublikasikan tema acara sekaligus dokumentasi pembukaan kegiatan di Pakuwon Mall Bekasi.
Keterkaitan dengan olahraga tercantum langsung dalam identitas BCFM tahun ini. Frasa “Road to PORPROV 2026” membawa pesan menyambut agenda olahraga Jawa Barat, sedangkan unsur sporty dan dinamis menjadi konteks pengembangan kreativitas fesyen.
Secara konsep, pendekatan sporty membuka ruang eksplorasi busana yang memperhatikan kenyamanan bergerak, fungsi pakaian, serta gaya hidup aktif. Aspek tersebut dapat dikembangkan melalui gagasan perancang sesuai tema kegiatan.
BCFM merupakan kegiatan mandiri yang berada dalam rangkaian Mahakarya Bekasi Keren. Ajang mode ini memiliki nama, tema, dan jadwal sendiri, dengan pelaksanaan selama tiga hari pada 9–11 Oktober 2026.
Adapun Mahakarya Bekasi Keren berlangsung pada 6–18 Oktober 2026 di lokasi yang sama. Agenda tahunan Pemerintah Kota Bekasi tersebut mempertemukan industri fesyen, produk unggulan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kesenian, serta komunitas kreatif daerah.
Hubungan kedua kegiatan itu menempatkan BCFM sebagai agenda khusus bidang mode dalam rangkaian yang lebih luas. Tiga hari penyelenggaraannya berada di tengah rentang Mahakarya Bekasi Keren yang berlangsung hampir dua pekan.
Pada 2025, BCFM telah melibatkan komunitas, organisasi perempuan, UMKM, dan generasi muda. Pemerintah Kota Bekasi menjadikannya wadah ekspresi, sarana pengenalan produk lokal, serta ruang pengembangan jaringan pelaku industri kreatif.
Penyelenggaraan 2026 melanjutkan peran tersebut dengan konteks olahraga. Pembukaan oleh Tri Adhianto menandai berlangsungnya kegiatan fesyen yang turut membawa pesan menyambut Porprov XV Jawa Barat kepada masyarakat.