KOTA BEKASI — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi, Eka Chorid Ivo Fauzi, menyatakan siap mempercepat penguatan sistem pemerintahan berbasis digital setelah resmi dilantik menempati jabatan barunya.
Eka mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan adaptasi cepat dan memahami kondisi internal Diskominfostandi. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program kerja yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Bekasi.
Ia menegaskan, arahan Wali Kota Bekasi kepada seluruh pejabat yang baru dilantik adalah segera bekerja dan tidak menunda pelaksanaan program, terutama yang memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan publik.
“Tentunya Bapak Wali Kota meminta kita semua yang sudah dilantik hari ini untuk bekerja secepat mungkin. Cepat beradaptasi dengan kondisi yang ada saat ini, karena tuntutan masyarakat Kota Bekasi memang membutuhkan respons cepat dari aparatur di Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Eka seusai pelantikan, Jumat (31/7/2026).
Menurut Eka, perkembangan teknologi membuat digitalisasi birokrasi menjadi sebuah kebutuhan yang harus terus diperkuat. Pemerintah daerah perlu menghadirkan sistem kerja yang lebih efektif agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan mudah.
Digitalisasi, kata dia, juga menjadi salah satu perhatian Wali Kota Bekasi untuk menunjang berbagai aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemkot Bekasi.
“Memang itu salah satu yang menjadi atensi Bapak Wali Kota untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang ada di lingkungan Pemkot Bekasi. Hal ini seiring dengan kondisi masyarakat sekarang yang menuntut semuanya berbasis digital,” jelasnya.
Mengenai pengembangan teknologi lanjutan, termasuk kemungkinan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Eka menyebut pihaknya akan melakukan pemetaan terlebih dahulu.
Pemetaan tersebut mencakup kesiapan infrastruktur teknologi, kemampuan sumber daya manusia, serta berbagai tantangan yang ada di internal Diskominfostandi. Menurutnya, inovasi digital harus dibangun berdasarkan kebutuhan dan kesiapan organisasi.
“Kebetulan saya juga baru dilantik hari ini, tentunya saya perlu tahu juga kondisi di Kominfo hari ini seperti apa. Nanti, sebagaimana arahan Bapak Wali Kota, kita dituntut untuk beradaptasi, bergerak dengan cepat untuk memahami persoalan yang ada di OPD yang diamanahkan kepada saya,” tuturnya.
Dengan kepemimpinan baru di Diskominfostandi, Pemerintah Kota Bekasi berharap percepatan transformasi digital dapat semakin memperkuat pelayanan publik, keterbukaan informasi, serta pengembangan konsep Smart City yang lebih responsif terhadap masyarakat.