KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memastikan pelayanan bagi Heru Baskoro (84) dan istrinya berjalan dengan baik setelah keduanya ditempatkan di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Kota Bekasi.
Heru adalah anak kandung Sayuti Melik, tokoh yang mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Bersama istrinya, Treyzia Noviani (65), Heru telah dievakuasi dari rumah kontrakan di Rawalumbu sejak Senin, 13 Juli 2026.
Penempatan pasangan tersebut di STPL bertujuan memberikan bantuan residensial, rehabilitasi medis, serta layanan psikososial. Berbagai pelayanan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan Heru dan Treyzia pada usia lanjut.
Saat mengunjungi STPL, Harris didampingi jajaran perangkat daerah. Anggota DPRD Kota Bekasi Misbah dari Fraksi Gerindra dan Ahmadi Madong dari Fraksi PKB juga hadir dalam kunjungan tersebut.
Selain meninjau kondisi Heru, Harris menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto. Presiden mengundang Heru dan Treyzia untuk menghadiri peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, sebagai tamu kehormatan.
“Bersilaturahmi, memastikan kondisi beliau saat ini serta menyampaikan pesan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto,” kata Harris menjelaskan tujuan kedatangannya.
Menurut Harris, undangan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap keluarga tokoh yang ikut mencatatkan peranan dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Ia menilai masyarakat perlu terus menjaga ingatan kolektif mengenai perjuangan para pendiri dan pelaku sejarah bangsa. “Momentum ini menjadi pengingat kita semua akan torehan sejarah perjuangan kemerdekaan,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Harris turut menemui Treyzia di teras STPL dan menyerahkan buah tangan. Treyzia mengapresiasi kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bekasi dan anggota DPRD.
Ia juga mengungkapkan kegembiraannya setelah mengetahui dirinya bersama Heru diundang Presiden Prabowo untuk menghadiri upacara peringatan kemerdekaan di Istana Negara.