Tri Adhianto Dorong Investasi di Bekasi Beri Manfaat Sosial dan Lingkungan

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong dunia usaha memperluas kontribusi terhadap pembangunan daerah seiring pertumbuhan investasi. Menurutnya, kegiatan investasi perlu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung kebutuhan sosial dan lingkungan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam Bekasi Investment Gathering (BIG) 2026 yang berlangsung di Pakuwon Mall Bekasi, Minggu (18/10/2026). Kegiatan itu menjadi ruang pertemuan pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat kemitraan. “Investasi yang berkualitas hendaknya tidak hanya memberikan keuntungan secara ekonomi, tetapi juga membawa manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat,” kata Tri. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, realisasi investasi Kota Bekasi pada Triwulan I dan II 2026 mencapai Rp9,7 triliun atau sekitar 81 persen dari target. Tri menilai capaian itu menunjukkan kepercayaan investor yang perlu dijaga melalui kepastian dan kemudahan berusaha. Ia mengatakan, hubungan yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting bagi kemajuan daerah. Karena itu, pemerintah membuka peluang kolaborasi agar perusahaan dapat ikut mendukung penyediaan fasilitas publik dan kebutuhan pembangunan. Sarana yang dikembangkan ialah SI-BALAI KEREN, singkatan dari Sistem Bantuan Layanan Izin, Investasi dan Kemitraan Rencana Usaha. Platform tersebut diluncurkan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi. Melalui platform ini, perusahaan dapat melihat kebutuhan pembangunan dan memilih program yang akan didukung melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR. Dalam BIG 2026, sejumlah perusahaan menyatakan komitmen dukungan senilai total Rp1,75 miliar. Dukungan yang diminati mencakup pengadaan kursi roda dan gerobak sampah, pembangunan rumah tidak layak huni, penataan taman di kawasan Cut Mutia, serta pembangunan gapura di lokasi yang akan dikembangkan menjadi kawasan Pecinan. Kepala DPMPTSP Kota Bekasi Priyadi Santoso menjelaskan, kebutuhan yang ditampilkan juga dapat mencakup program yang sudah memiliki anggaran, tetapi masih memerlukan tambahan pembiayaan. Daftar program tersebut akan diperbarui secara berkala. Pemkot Bekasi turut memberikan penghargaan kepada perusahaan yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan. Penilaiannya mencakup kepatuhan perizinan, ketertiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), kemitraan UMKM, dan partisipasi TJSL. Tri berharap apresiasi tersebut mendorong lebih banyak pelaku usaha menjalankan kewajiban sekaligus membangun kerja sama yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kota Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *