KOTA BEKASI – Persiapan venue menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026. Di Kota Bekasi, GOR Abdu Rosyad memiliki modal berupa fasilitas dan pengalaman menggelar beragam kegiatan, termasuk kompetisi olahraga tingkat nasional.
Pengalaman terbaru diperoleh melalui Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan tersebut diikuti 544 peserta dari 18 pengurus provinsi Muaythai Indonesia dan ditutup pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Jumlah peserta yang besar menuntut kesiapan pada berbagai aspek. Penyelenggara harus mengatur arena pertandingan, jadwal laga, ruang atlet, alur keluar-masuk peserta, keamanan, serta pelayanan medis secara bersamaan.
Seluruh pertandingan final dapat diselesaikan dengan lancar. Cedera yang dialami sejumlah atlet juga mendapatkan penanganan dari tenaga medis yang disiapkan di lokasi pertandingan.
IMC 2026 turut menjadi ruang penerapan hasil pelatihan wasit dan juri berstandar International Federation of Muaythai Associations atau IFMA. Peningkatan kualitas perangkat pertandingan menjadi unsur penting untuk menghasilkan kompetisi yang tertib, adil, dan profesional.
Jawa Barat berhasil menjadi juara umum dengan raihan total 138 medali. Perolehan tersebut terdiri atas 41 emas, 49 perak, dan 48 perunggu. Jawa Timur dan DKI Jakarta berada di posisi berikutnya berdasarkan jumlah medali.
Bagi GOR Abdu Rosyad, penyelenggaraan IMC memperkuat pengalaman yang telah diperoleh melalui berbagai event sebelumnya. Pengalaman tersebut dapat diterjemahkan menjadi perbaikan konkret sebelum Porprov berlangsung.
Evaluasi dapat diarahkan pada penataan akses, kapasitas ruang, sistem informasi, pengamanan, kebersihan, transportasi, dan kecepatan pelayanan kesehatan. Penyempurnaan pada bagian pendukung akan menentukan kenyamanan atlet dan ofisial selama kompetisi.
Dengan langkah evaluasi yang terukur, GOR Abdu Rosyad semakin siap mendukung Kota Bekasi sebagai tuan rumah utama Porprov XV Jawa Barat 2026.